Stop Merokok



Seperti diketahui bersama bahwa merokok sudah menjadi budaya di masyarakat kita terutama pada gender pria walaupun ada kecederungan jumlah perokok wanita semakin meningkat, kebanyakan dari perokok tersebut berdalih merokok merupakan cara melepas stress atau salah satu cara untuk bersantai dan ada yang berpendapat sebagai gaya hidup (style) modern. Sebenarnya para perokok tersebut tahu bahaya merokok bagi kesehatan mereka dan orang disekitarnya (perokok pasif) ya tapi karena mereka menganggap dirinya perokok sejati jadi go to hell terhadap resiko tersebut toh semua manusia pasti akan mati. Disini saya mau mengingatkan dari sudut pandang yang lain yaitu berkaitan dengan isu Global Warming, memang penyumbang terbesar polusi udara penyebab effect rumah kaca adalah emisi dari kendaraan bermotor dan dunia industri, tetapi asap rokok juga secara kumulatif beberapa ton dilepas ke atmosfer oleh perokok setiap hari, asap rokok selain menghasilkan karbondioksida dan karbonmonoksida juga menghasilkan zat karsinogenik lainnya, hal ini sangat berbahaya bagi manusia karena mengurangi fungsi atmosfer sebagai pelindung bumi dan menghasilkan acid rain. Kita sebaiknya juga merenungkan bagaimana nasib anak cucu kita nanti, apakah mereka juga masih dapat menghirup udara segar dan meminum air bersih yang bahkan sepertinya juga sudah jadi barang langka pada saat ini, saat ini iklim juga sudah berubah, musim hujan kebanjiran, musim kemarau kekeringan, kekurangan air bersih, krisis pangan, krisis energi, oleh karena itu klo temen-temen yang masih merokok dan mau berpartisipasi untuk menghentikan Global Warming bisa dengan stop merokok, bukankah uangnya bisa ditabung dari pada kontra produktif dibakar sia-sia setiap hari, dimulai dari sedikit bukankah uangnya bisa buat modal usaha untuk yang masih nganggur, bisa buat nikah untuk yang masih bujang, bisa buat beli komputer buat para pelajar, bisa buat naik haji buat yang belum naik haji dll, untuk yang sudah berkecukupan dan kaya, bukankah lebih baik untuk bersedekah kepada fakir miskin, anak-anak yatim, pengamen yang datang ke rumah kita, mumpung masih ada yang mau disedekahi untuk tabungan amal kita sebab suatu saat nanti tidak ada seorangpun yang mau menerima sedekah. Mohon direnungkan lagi, demi kebaikan kita, anak cucu kita dan keseimbangan alam, kesadaran dapat timbul dari diri sendiri dan mulai dari hal-hal yang gak muluk-muluk seperti stop merokok
terima kasih untuk membaca tulisan ini

2 Responses to "Stop Merokok"
Edi Psw said :
12 Agustus 2008 18.09
Untungnya saya nggak merokok. Makasih tipsnya.
Anak Indonesia said :
13 Agustus 2008 03.47
@Edi Psw
Sama-sama Mas... untung mas nggak rokok, bisa makan aja kelupaan gara-gara merokok

Posting Komentar